
















Q.S. Ar-Rum: 21






First time kenal dan tau sebagai adkel dan kakel. Sempat PDKT tapi malas kalo deket lebih jauh apalagi kalo sampe pacaran, lost contact sampai akhirnya lulus dan beda sekolahan, disini makin asing.
Baru ada kabar lagi, dan itu jadi waktu dimana udah mulai bisa buka hati (iseng) tapi ternyata nyaman sampai bertahan 2thn (disini masih sekolah dan beda sekolahan)
Putus karena masih labil, egois. Waktu itu sebetulnya keluarga sudah kasih lampu hijau sama hubungan kita tapi namanya juga proses kita tetap putus, lalu asing selama 3thn.
Jadi awal cerita kita dimulai kembali. Awalnya ragu, tapi manut kata mamah ‘jalani aja dulu, ikhtiar sama do’a juga jangan lupa’. Akhirnya berusaha yakin lagi meski awalnya HTS gak jelas selama 3bln, tapi akhirnya januari 2025 hubungan kami jelas tapi kami memutuskan untuk backstreet.
Setelah berusaha melangitkan banyak do’a dan harapan, akhirnya ima berusaha memberanikan diri meminta kepastian duluan. Alhamdulillah Qodarullah, kami berdua yakin dan memutuskan untuk menyempurnakan ibadah dan diri kami.
Setelah pertemuan keluarga, akhirnya perjalanan ibadah terpanjang kami akan segera dimulai. Dan benar, apa yang kita langitkan tidak akan pernah tertukar, apa yang menurut kita mustahil belum tentu bagi Allah. Tidak peduli berapa lama waktunya, berapa banyak ujiannya, semua akan menemukan jalan menuju takdirnya.















