






Perjalanan kami akhirnya berujung manis. Kata-kata iseng “Kamu mau ga nikah sama aku?” Yang dia ucapkan dulu terbukti sekarang.
Ya, Puji melamarku hanya berselang beberapa bulan semenjak kami resmi berkenalan tahun 2022. Hubungan kami mengalir begitu saja, tanpa pernyataan dan tanggal jadian. Dia melamarku tanpa rasa gugup, begitu juga aku yang menerima lamarannya tanpa rasa ragu.
Banyak yang bertanya, apakah aku yakin memilih Puji sebagai pendamping hidupku?
Tentu saja yakin. Karena bagiku Puji bukan sekedar pasangan, namun juga sahabat, adik dan kakak. Puji adalah vitamin untukku dan dia selalu mengusahakan kemauanku.
Perkenalan kami selama ini bukanlah waktu yang singkat. Kami berhasil melewati semua masalah hingga sampai dititik ini. Puji berhasil membuatku menjadi sosok yang lebih dewasa dan mampu mengendalikan diri. Terlepas dari semua sifatnya yang kadang bikin kesal, dia adalah manusia yang ingin aku ajak segalanya.
Saat ini, kami akan memulai perjalanan baru. Perjalanan yang akan lebih panjang dan lebih berliku pastinya.
Tapi aku yakin, kami bisa melewatinya.
Aku ingin kisah kami seperti filosofi bunga baby breath yang melambangkan cinta abadi.
Ya, tepat pukul 09.00 WIB, aku akan resmi bergelar istri dari seorang Slamet Pujiyani.
Kami akan memulai perjalanan baru dan mengundang semua teman-teman kami serta seluruh keluarga besar untuk menjadi saksi perjalanan kami selanjutnya di kediaman rumahku pada 3 Juli 2025 pukul 08.00 WIB – selesai.
Kami berdua benar benar tidak sabar untuk memulai chapter baru dalam hidup kami. Dan kami berharap mereka menjadi saksi perjalanan baru kami.












