Undangan Pernikahan
Sapda & Arief
















“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)
Sesungguhnya, tidak ada satu pun kejadian di dunia ini yang merupakan sebuah kebetulan semata, melainkan segala sesuatu telah tersusun dengan rapi dan terencana oleh Sang Maha Kuasa dan kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta. Kami dipertemukan pada tahun 2017, tepatnya saat kami sedang menempuh Pendidikan di Universitas yang sama, sungguh, tidak ada seorang pun yang dapat menduga sebelumnya bahwa pertemuan tersebut akan membawa kami menuju sebuah ikatan cinta yang suci pada hari yang berbahagia ini.
Terdapat ungkapan bahwa cinta dapat berkembang melalui kebersamaan yang terjalin. Semua bermula ketika kami berbincang di depan Kolam Budidaya, tempat kami melakukan kegiatan praktikum Aquaculture. Dari sana, komunikasi kami semakin intens, dan tak terasa, kedekatan yang sederhana berubah menjadi hubungan yang lebih berarti.
Walau harus menjalani LDR (Long Distance Relationship) selama hampir 9 tahun, kami belajar bahwa jarak bukanlah penghalang. Justru, ini yang menguatkan cinta kami, membuat kami semakin menghargai setiap detik yang kami lewati bersama, meskipun hanya melalui layar.
Atas Kehendak-Nya, tak pernah di sangka akhirnya membawa kami pada sebuah ikatan suci yang diridhoin-Nya, setelah melewati berbagai hal dalam perjalanan panjang ini, dengan penuh sukacita, kami telah melaksanakan acara lamaran pada Juni 2024.
“Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannnya untuk menemukanmu”.
Pada April 2025 kami memutuskan untuk mengikat janji suci pernikahan dan memulai kehidupan baru sebagai pasangan suami-istri. Dari serangkaian ketetapan yang telah digariskan, kami percaya bahwa hakikatnya bukan semata-mata karena bertemu lantas berjodoh, melainkan karena telah ditakdirkan untuk berjodohlah, kami akhirnya dipertemukan.



